" Dan kerana Tuhanmu, bersabarlah " -[74:7]
Terpandang ayat ini dkt cover photo facebook murabbi saye =)
Dan saya dipertemukan dengan ayat ini :
" Kamu pasti akan diuji dengan hartamu dan dirimu. Dan pasti kamu akan mendengar banyak hal yang sangat menyakitkan hati dari orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang musyrik. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang(patut) diutamakan "-[3:186]
Ya.
Kata kuncinya sabar .
Sabar bagaimanakah ?
Sabar yang cantik .
Bagaimanakah sabar yang cantik itu ?
Sabar pada reaksi pertama kita pada keadaan yang terjadi ...
Bukan setelah menghambur caci maki , baru nk bersabar ...
Kalau begitu hilang sudah cantiknya ...
Bukan semua orang bole buat ?
Yup , tapi ia bole di pupuk dalam diri ...
Saya yakin itu .
Bila mana kita nampak ALLAH in the first place ...
Kita mampu buat .
Bila mana kita yakin yang ujian dalam hidup kita ini adalah dalam kemampuan kita :
" ALLAH tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupanya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), " Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami terlupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir " -[2:286]
Dari sahabat Shuhaib bin Sinan, Rasulullah saw bersabda :
“Sungguh mengagumkan urusan orang mukmin, sungguh semua urusannya baik baginya, yang demikian itu tidaklah dimiliki seorang pun kecuali hanya orang yang beriman. Jika mendapat kebaikan (kemudian) ia bersyukur, maka itu merupakan kebaikan baginya, dan jika keburukan menimpanya (kemudian) ia bersabar, maka itu merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim)
“Sungguh mengagumkan urusan orang mukmin, sungguh semua urusannya baik baginya, yang demikian itu tidaklah dimiliki seorang pun kecuali hanya orang yang beriman. Jika mendapat kebaikan (kemudian) ia bersyukur, maka itu merupakan kebaikan baginya, dan jika keburukan menimpanya (kemudian) ia bersabar, maka itu merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim)